memberi harga
Tuesday, October 25th, 2005Hai kawan!! saya mau share satu pengalaman yang cukup berkesan buat saya … kemaren jumat saya pulang dari rscm naek bus, trus di dalam bus itu saya melihat seorang bapak yang sudah cukup tua dengan pakaian yang sudah sangat lama sepertinya, kemudian bapak ini mengeluarkan uangnya dari dalam kantong bajunya dan menghitungnya … menurut saya, mungkin itu adalah semua uang yang dimiliki oleh bapak itu dari cara ia menghitungnya … setelah itu ada seorang pengamen naik dan ia mulai menyanyikan lagu-lagu rohani, dan saya liat bapak ini begitu menikmati dan bahkan sesekali ikut menyanyi. Setelah itu, seperti biasa sang pengamen mengedarkan kantong uangnya dan mulai berjalan dari satu barisan ke barisan lainnya dan sampai ke bapak itu dan saya cukup terkejut karena yang ia berikan bukan 1 lembar atau 2 lembar dari uang yang ada di kantongnya tersebut, tapi semuanya. Dari kejadian kecil ini saya diingatkan dengan kata MENGHARGAI. Seringkali, dalam berbagai kesempatan kita mendengar dan mengucapkan kata saling menghargai … tapi saya belajar dari bapak ini bahwa kata itu bukan hanya sekedar kata atau basa basi, tapi ada makna yang lebih dalam yaitu MEMBERI HARGA. Bapak itu memberi harga yang tinggi dengan memberikan semua yang ia miliki kepada pengamen tersebut. Apakah kita telah memberi harga yang cukup pantas buat orang-orang disekitar kita, orang tua, saudara, teman, atau bahkan dia yang bukan siapa-siapa selain HANYA sesama manusia kita ? hmm …